Apa Franchise itu dan Contoh Jenis-Jenisnya Lengkap

Hai sobat Treev, kalian suka berbisnis? Atau kalian ingin memulai usaha tapi tidak punya modal atau pengalaman yang cukup? Jangan khawatir, kini ada solusi yang bisa membantu kalian untuk menghasilkan keuntungan yang besar dengan mudah. Namanya adalah bisnis franchise.  Nah, Apa Itu Franchise?

Franchise atau waralaba adalah sistem bisnis yang memberikan hak khusus kepada penerima franchise untuk mengelola dan menjual produk atau jasa milik pemberi franchise. Dengan kata lain, kalian bisa berbisnis dengan menggunakan nama, merek, sistem, dan cara-cara yang sudah terbukti sukses dari pemberi franchise.

Franchise bisa sangat menguntungkan untuk berbagai keperluan, seperti memperluas jangkauan pasar, meningkatkan omset, mengurangi risiko, dan membangun reputasi. Kalian bisa berbisnis dengan produk atau jasa yang sudah dikenal dan diminati oleh masyarakat, tanpa harus merintis dari nol.

Tertarik untuk mencoba bisnis franchise? Berikut adalah beberapa jenis, kelebihan, kekurangan, dan contoh franchise yang bisa kalian ketahui.

Jenis-Jenis Franchise

Franchise memiliki beberapa jenis yang berbeda, tergantung pada hak dan kewajiban yang diberikan oleh pemberi franchise kepada penerima franchise. Berikut adalah beberapa jenis franchise yang umum di Indonesia:

  • Franchise produk. Jenis franchise ini memberikan hak kepada penerima franchise untuk menjual produk tertentu yang diproduksi oleh pemberi franchise. Penerima franchise tidak perlu mengikuti sistem atau prosedur yang ditetapkan oleh pemberi franchise, selama produk yang dijual sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan. Contoh franchise produk adalah dealer kendaraan, SPBU, atau toko obat.
  • Franchise format bisnis. Jenis franchise ini memberikan hak kepada penerima franchise untuk menjalankan bisnis dengan menggunakan format, sistem, dan cara-cara yang sudah ditetapkan oleh pemberi franchise. Penerima franchise harus mengikuti semua aturan dan pedoman yang diberikan oleh pemberi franchise, termasuk mengenai lokasi, desain, peralatan, bahan baku, promosi, dan pelatihan. Contoh franchise format bisnis adalah fast food, minimarket, atau salon.
  • Franchise manufaktur. Jenis franchise ini memberikan hak kepada penerima franchise untuk memproduksi dan menjual produk tertentu yang dibuat oleh pemberi franchise. Penerima franchise harus menggunakan bahan baku, resep, dan teknologi yang disediakan oleh pemberi franchise. Penerima franchise juga harus membayar royalti atau biaya lisensi kepada pemberi franchise. Contoh franchise manufaktur adalah soft drink, es krim, atau roti.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Franchise

Franchise memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu kalian pertimbangkan sebelum memutuskan untuk berbisnis dengan sistem ini. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis franchise:

Kelebihan

  • Mudah dan cepat. Kalian tidak perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya untuk merintis bisnis dari awal. Kalian bisa langsung berbisnis dengan menggunakan nama, merek, sistem, dan cara-cara yang sudah teruji dan terpercaya dari pemberi franchise.
  • Risiko rendah. Kalian tidak perlu khawatir dengan risiko kegagalan atau kerugian yang besar. Kalian bisa berbisnis dengan produk atau jasa yang sudah dikenal dan diminati oleh masyarakat. Kalian juga bisa mendapatkan bantuan dan dukungan dari pemberi franchise, baik dalam hal teknis, operasional, maupun pemasaran.
  • Modal fleksibel. Kalian bisa memilih franchise yang sesuai dengan kemampuan modal kalian. Ada banyak franchise yang menawarkan biaya awal yang terjangkau, bahkan ada yang bisa dicicil. Kalian juga bisa mendapatkan fasilitas kredit atau pinjaman dari pemberi franchise atau pihak lain yang bekerja sama dengan mereka.

Kekurangan

  • Kurang bebas. Kalian tidak bisa berkreasi atau berinovasi sesuka hati. Kalian harus mengikuti semua aturan dan pedoman yang ditetapkan oleh pemberi franchise, termasuk mengenai lokasi, desain, peralatan, bahan baku, promosi, dan pelatihan. Kalian juga harus membayar royalti atau biaya lisensi kepada pemberi franchise secara berkala.
  • Persaingan ketat. Kalian harus bersaing dengan penerima franchise lain yang menjual produk atau jasa yang sama dengan kalian. Kalian juga harus bersaing dengan bisnis lain yang menawarkan produk atau jasa yang sejenis atau alternatif dengan kalian. Kalian harus mampu mempertahankan loyalitas dan kepuasan pelanggan kalian.
  • Ketergantungan tinggi. Kalian sangat bergantung pada kinerja dan reputasi pemberi franchise. Jika pemberi franchise mengalami masalah atau krisis, baik internal maupun eksternal, kalian juga akan terkena dampaknya. Kalian juga harus siap menghadapi perubahan atau penyesuaian yang dilakukan oleh pemberi franchise, baik mengenai produk, harga, sistem, atau cara-cara.

Contoh Franchise di Indonesia

Franchise merupakan bisnis yang cukup populer dan berkembang di Indonesia. Berbagai jenis produk atau jasa ditawarkan dengan sistem franchise, mulai dari makanan, minuman, pendidikan, hiburan, kesehatan, hingga hotel. Berikut adalah beberapa contoh franchise yang sukses di Indonesia:

McDonald’s

McDonald’s adalah salah satu franchise fast food terbesar dan terkenal di dunia. McDonald’s menawarkan berbagai menu makanan cepat saji, seperti burger, ayam goreng, kentang goreng, nugget, salad, es krim, dan minuman. McDonald’s juga terkenal dengan konsep restoran yang nyaman, bersih, dan ramah keluarga.

McDonald’s pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1991. Saat ini, McDonald’s memiliki lebih dari 200 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. McDonald’s menawarkan franchise dengan biaya awal sekitar Rp 6,5 miliar, dengan masa kontrak selama 20 tahun. McDonald’s juga memberikan bantuan dan dukungan kepada penerima franchise, seperti pelatihan, peralatan, bahan baku, promosi, dan pengawasan.

Subway

Subway adalah franchise makanan sehat yang berasal dari Amerika Serikat. Subway menawarkan berbagai menu sandwich, salad, wrap, dan minuman yang bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. Subway juga terkenal dengan konsep restoran yang sederhana, modern, dan higienis.

Subway pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2013. Saat ini, Subway memiliki sekitar 20 gerai yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Subway menawarkan franchise dengan biaya awal sekitar Rp 1,5 miliar, dengan masa kontrak selama 10 tahun. Subway juga memberikan bantuan dan dukungan kepada penerima franchise, seperti pelatihan, peralatan, bahan baku, promosi, dan pengawasan.

Indomaret

Indomaret adalah franchise minimarket yang berasal dari Indonesia. Indomaret menawarkan berbagai produk kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, minuman, alat tulis, obat-obatan, dan lain-lain. Indomaret juga terkenal dengan konsep toko yang mudah dijangkau, lengkap, dan murah.

Indomaret pertama kali berdiri pada tahun 1988. Saat ini, Indomaret memiliki lebih dari 18.000 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Indomaret menawarkan franchise dengan biaya awal sekitar Rp 400 juta, dengan masa kontrak selama 10 tahun. Indomaret juga memberikan bantuan dan dukungan kepada penerima franchise, seperti pelatihan, peralatan, bahan baku, promosi, dan pengawasan.

KFC

KFC adalah franchise ayam goreng terbesar dan terkenal di dunia. KFC menawarkan berbagai menu ayam goreng, seperti crispy, original, hot and spicy, zinger, dan lain-lain. KFC juga terkenal dengan konsep restoran yang nyaman, bersih, dan ramah keluarga.

KFC pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1979. Saat ini, KFC memiliki lebih dari 700 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. KFC menawarkan franchise dengan biaya awal sekitar Rp 3,5 miliar, dengan masa kontrak selama 20 tahun. KFC juga memberikan bantuan dan dukungan kepada penerima franchise, seperti pelatihan, peralatan, bahan baku, promosi, dan pengawasan.

Kumon

Kumon adalah franchise pendidikan yang berasal dari Jepang. Kumon menawarkan metode belajar matematika dan bahasa yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak. Kumon juga terkenal dengan konsep pembelajaran yang mandiri, individual, dan berorientasi pada kemampuan maksimal siswa.

Kumon pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1996. Saat ini, Kumon memiliki lebih dari 500 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kumon menawarkan franchise dengan biaya awal sekitar Rp 100 juta, dengan masa kontrak selama 5 tahun. Kumon juga memberikan bantuan dan dukungan kepada penerima franchise, seperti pelatihan, peralatan, bahan ajar, promosi, dan pengawasan.

Franchise Adalah Usaha yang Menjanjikan untuk Anda!

Itulah beberapa jenis, kelebihan, kekurangan, dan contoh franchise yang bisa kalian ketahui. Semoga artikel ini bisa memberi kalian inspirasi dan informasi yang berguna. Selamat mencoba dan berbisnis dengan franchise. Sampai jumpa di artikel selanjutnya

This entry was posted in Bisnis and tagged . Bookmark the permalink.